{"id":2768,"date":"2023-07-16T03:44:39","date_gmt":"2023-07-16T03:44:39","guid":{"rendered":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?p=2768"},"modified":"2023-07-16T03:44:40","modified_gmt":"2023-07-16T03:44:40","slug":"hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/","title":{"rendered":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam"},"content":{"rendered":"\n<p>Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Mahbub Maafi, menyebutkan bahwa sambutan masyarakat muslim Indonesia terhadap datangnya bulan ini sebetulnya merupakan bentuk ekspresi rasa syukur dan kebahagian.<\/p>\n\n\n\n<p>Bulan Suro merupakan bulan yang diyakini oleh umat Islam sebagai salah satu bulan suci atau istimewa. Amalan kebajikan yang dilakukan pada bulan tersebut akan mendapatkan pahala berlipat, demikian juga jika melakukan amalan keburukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti diketahui, sebagian masyarakat muslim Indonesia dalam menyambut datangnya bulan Suro mengadakan sejumlah kegiatan. Contohnya seperti Grebeg Suro, sedekah laut dengan kepala kerbau, hingga memandikan pusaka seperti keris, yang sudah menjadi tradisi secara turun temurun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/sejarah-penamaan-bulan-suro-dalam-adat-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sejarah Penamaan Bulan Suro dalam Adat Jawa<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu ulama terkemuka dari kalangan mazhab Hanbali dalam kitab <em>al-Funun,<\/em> sebagaimana dikemukakan Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab <em>al-Adab asy-Syar\u2019iyyah,<\/em> Ibnu &#8216;Aqil, menyatakan, \u201cTidak etis menentang tradisi masyarakat kecuali tradisi yang diharamkan\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sekian banyak tradisi untuk menyambut satu Suro, Kiai Mahbub Maafi menyebut yang sering menjadi isu di tengah masyarakat muslim modern adalah tradisi sedekah laut. Yaitu berupa kepala kerbau atau kepala kambing yang dilarung ke laut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedekah tersebut diberikan kepada makhluk penghuni laut, seperti plankton dan ikan, dengan harapan dapat menjauhkan bala dan menarik rejeki. Sebagaimana selama ini diketahui, sedekah dapat menolak bala dan menarik rejeki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, apakah bersedekah kepada hewan dapat dibenarkan dalam pandangan syariat Islam?<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam kitab<em> Mirqat<\/em> <em>al-Mafatih Syarhu Misykah al-Mashabih, <\/em>terdapat keterangan yang menyatakan, \u201cMemberikan makanan dan minuman kepada setiap hewan itu ada pahalanya kecuali hewan yang diperintahkan untuk dibunuh seperti ular dan kalajengking.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila di dalam praktik sebuah tradisi ditemukan hal yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam, maka tugas para ulama melakukan perbaikan pada bagian yang bermasalah. Adapun perbaikan dan pemberian informasi ini harus dilakukan dengan cara yang santun-lembut, sebagaimana yang telah dipraktikan oleh para wali di tanah Jawa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, sudah jelas, sepanjang tidak menimbulkan perbuatan syirik, merayakan satu Suro tetap boleh dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Wallahu a\u2019lam bissawab \u2026<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2770,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,6,5],"tags":[627,629,628],"class_list":["post-2768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akidah","category-hukum-islam","category-kisah","tag-hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam","tag-hukum-perayaan-satu-suro","tag-kacamata-islam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam - Kajian Islam<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kajian Islam\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-16T03:44:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-16T03:44:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"474\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"313\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\"},\"headline\":\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam\",\"datePublished\":\"2023-07-16T03:44:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-16T03:44:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/\"},\"wordCount\":373,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/07\\\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg\",\"keywords\":[\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam\",\"Hukum Perayaan Satu Suro\",\"Kacamata Islam\"],\"articleSection\":[\"Akidah\",\"Hukum Islam\",\"Kisah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2023\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/\",\"name\":\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam - Kajian Islam\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/07\\\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg\",\"datePublished\":\"2023-07-16T03:44:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-16T03:44:40+00:00\",\"description\":\"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/07\\\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2023\\\/07\\\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg\",\"width\":474,\"height\":313,\"caption\":\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"name\":\"Kajian Islam\",\"description\":\"Kajian Islam Bersama LSPT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\",\"name\":\"LSPT\",\"alternateName\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id-id.facebook.com\\\/lspt.pusat\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/lspt_tbi\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/lsptpesantrentebuireng\"],\"description\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya\",\"address\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#local-main-place-address\"},\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}],\"globalLocationNumber\":\"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\",\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rokhimatul Inayah\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/author\\\/inayah\\\/\"},{\"@type\":\"PostalAddress\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#local-main-place-address\",\"streetAddress\":\"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek\",\"addressLocality\":\"Jombang\",\"postalCode\":\"61471\",\"addressRegion\":\"Jawa Timur\",\"addressCountry\":\"ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"width\":701,\"height\":701,\"caption\":\"LSPT\"}]}<\/script>\n<meta name=\"geo.placename\" content=\"Jombang\" \/>\n<meta name=\"geo.region\" content=\"Indonesia\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam - Kajian Islam","description":"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam","og_description":"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.","og_url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/","og_site_name":"Kajian Islam","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","article_published_time":"2023-07-16T03:44:39+00:00","article_modified_time":"2023-07-16T03:44:40+00:00","og_image":[{"width":474,"height":313,"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rokhimatul Inayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@lspt_tbi","twitter_site":"@lspt_tbi","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rokhimatul Inayah","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/"},"author":{"name":"Rokhimatul Inayah","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314"},"headline":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam","datePublished":"2023-07-16T03:44:39+00:00","dateModified":"2023-07-16T03:44:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/"},"wordCount":373,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg","keywords":["Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam","Hukum Perayaan Satu Suro","Kacamata Islam"],"articleSection":["Akidah","Hukum Islam","Kisah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#respond"]}],"copyrightYear":"2023","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/","name":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam - Kajian Islam","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg","datePublished":"2023-07-16T03:44:39+00:00","dateModified":"2023-07-16T03:44:40+00:00","description":"Hukum melakukan perayaan satu Suro \u2013 atau satu Muharram dalam kacamata Islam ini menuai pro kontra. Pasalnya, tradisi-tradisi yang dilakukan oleh umat Muslim Indonesia ini dahulu kala tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, banyak ulama pula yang memperbolehkan melakukan perayaan-perayaaan tersebut sepanjang tidak menjurus pada perbuatan syirik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2023\/07\/Hukum-Melakukan-Perayaan-Satu-Suro-dalam-Kacamata-Islam.jpg","width":474,"height":313,"caption":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hukum Melakukan Perayaan Satu Suro dalam Kacamata Islam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","name":"Kajian Islam","description":"Kajian Islam Bersama LSPT","publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization","name":"LSPT","alternateName":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","logo":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","https:\/\/x.com\/lspt_tbi","https:\/\/id.pinterest.com\/lsptpesantrentebuireng"],"description":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya","address":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#local-main-place-address"},"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}],"globalLocationNumber":"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314","name":"Rokhimatul Inayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rokhimatul Inayah"},"sameAs":["https:\/\/lspt.or.id"],"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/author\/inayah\/"},{"@type":"PostalAddress","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#local-main-place-address","streetAddress":"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek","addressLocality":"Jombang","postalCode":"61471","addressRegion":"Jawa Timur","addressCountry":"ID"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-melakukan-perayaan-satu-suro-dalam-kacamata-islam\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","width":701,"height":701,"caption":"LSPT"}]},"geo.placename":"Jombang","geo.region":"Indonesia"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2768"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2771,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2768\/revisions\/2771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}