{"id":3099,"date":"2024-05-01T12:16:59","date_gmt":"2024-05-01T12:16:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?p=3099"},"modified":"2024-05-01T12:17:00","modified_gmt":"2024-05-01T12:17:00","slug":"hukum-mewakafkan-tenaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/","title":{"rendered":"Hukum Mewakafkan Tenaga"},"content":{"rendered":"\n<p>Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan <em>al-habsu<\/em> dan al-<em>man\u2019u<\/em>. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui definisi Mazhab Syafi\u2019i di atas, ada beberapa hal yang bisa diacu untuk menyebut suatu perbuatan apakah termasuk wakaf atau tidak. Acuan tersebut terdiri dari tiga hal, yaitu ada harta, tidak habis, dan dimanfaatkan untuk kebaikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Acuan itu jika dihadapkan pada pertanyaan \u201capakah boleh wakaf tenaga?\u201d, tentu jawabannya adalah tidak. Dengan kata lain, memanfaatkan tenaga kita untuk suatu kebaikan tidak bisa disebut wakaf, karena wakaf harus ada hartanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana dengan mazhab yang lain? Kami mencoba melihat kitab <em>al-Mausu\u2019ah al-Fiqhiyyah al-Quwaytiyah<\/em>. Di kitab itu ada penjelasan bahwa ulama berbeda pendapat tentang boleh atau tidak mewakafkan manfaat suatu benda tanpa memberikan hak miliknya. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya seperti mewakafkan rumah untuk dimanfaatkan dalam kegiatan keagamaan, tapi status kepemilikannya tetap. Dalam fikih, contoh ini disebut dengan istilah <em>waqful manfa\u2019ah<\/em> atau mewakafkan manfaat tanpa menyerahkan kepemilikan bendanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua pendapat tentang hukum wakaf manfaat. Pendapat pertama adalah tidak boleh. Ini adalah pendapat Mazhab Syafi\u2019i, Mazhab Hanafi, dan sebagian Mazhab Hambali. Alasannya adalah karena objek wakaf atau benda yang diwakafkan harus berupa benda (<em>al-\u2018ain<\/em>). Berarti benda tersebut diserahkan kepemilikannya, bukan sekadar memperbolehkan benda itu dimanfaatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendapat kedua adalah boleh. Ini adalah pendapat Mazhab Maliki dan sebagian Mazhab Hambali. Dalam pendapat ini, wakaf tidak disyaratkan harus menyerahkan kepemilikan benda serta tidak harus bersifat selamanya. Artinya, kita boleh mewakafkan sesuatu dengan waktu tertentu. Contohnya mewakafkan rumah untuk dimanfaatkan sebagai kantor takmir masjid selama dua tahun saja. <\/p>\n\n\n\n<p>Wakaf manfaat beserta batasan waktu seperti ini menurut pendapat kedua hukumnya boleh. Berbeda dengan pendapat pertama yang melarangnya, termasuk melarang adanya batas waktu dalam wakaf.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah wakaf tenaga bisa dimasukkan dalam kategori <em>waqful manfa\u2019ah<\/em>? Jawabannya adalah tidak. Meskipun Mazhab Maliki dan sebagian Mazhab Hambali memperbolehkan wakaf manfaat, namun kebolehan itu terbatas pada manfaat benda saja. Tenaga manusia tidak bisa masuk kategori ini karena ada kaidah <em>al-hurru la yadkhulu tahta al-yad<\/em>, artinya orang merdeka tidak dikuasai orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/fikih-wakaf-tentang-orang-yang-wakaf\/\">Fikih Wakaf: Tentang Orang yang Wakaf<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Solusi untuk Mendapat Pahala yang Sama dengan Wakaf<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Melalui penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa wakaf tenaga tidak diperbolehkan oleh 4 mazhab fikih. Sebab, wakaf harus berupa benda atau manfaat dari suatu benda. Manusia dan tenaganya tidak bisa dikategorikan sebagai benda dan manfaatnya untuk wakaf. Jika begitu, bagaimana dengan orang yang ekonominya rendah? Apakah mereka tidak bisa mendapatkan pahala yang terus mengalir seperti wakaf?<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu kita ketahui bersama, wakaf itu tidak harus sesuatu yang harganya mahal. Dengan uang lima puluh ribu misalnya, kita bisa membeli mushaf Al-Qur\u2019an dan mewakafkannya di masjid atau di tempat anak-anak belajar ngaji. Itu sudah terhitung sebagai wakaf yang pahalanya mengalir terus. Semua ulama fikih akan menyatakan bahwa itu adalah wakaf. Tidak ada <em>ikhtilaf<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ibadah sosial yang pahalanya sepadan dengan wakaf juga tidak sedikit, termasuk memanfaatkan tenaga kita untuk kebaikan, seperti membangun gorong-gorong, membantun masjid, atau membangun tempat ngaji. Tenaga yang kita keluarkan untuk hal-hal baik itu tanpa kita sebut wakaf juga tetap memiliki pahala yang terus mengalir. Jadi, kita tidak perlu memaksakan untuk menyebutnya sebagai wakaf. <em>Toh<\/em>, <em>atsar<\/em> pahalanya sama saja.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Wallahu a&#8217;lam bissawab &#8230;<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3101,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,6],"tags":[814],"class_list":["post-3099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akidah","category-hukum-islam","tag-hukum-mewakafkan-tenaga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.5 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Hukum Mewakafkan Tenaga - Kajian Islam<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hukum Mewakafkan Tenaga\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kajian Islam\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-01T12:16:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-01T12:17:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"259\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"194\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\"},\"headline\":\"Hukum Mewakafkan Tenaga\",\"datePublished\":\"2024-05-01T12:16:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-01T12:17:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/\"},\"wordCount\":544,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg\",\"keywords\":[\"Hukum Mewakafkan Tenaga\"],\"articleSection\":[\"Akidah\",\"Hukum Islam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/\",\"name\":\"Hukum Mewakafkan Tenaga - Kajian Islam\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-05-01T12:16:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-01T12:17:00+00:00\",\"description\":\"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg\",\"width\":259,\"height\":194,\"caption\":\"Hukum Mewakafkan Tenaga\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hukum Mewakafkan Tenaga\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"name\":\"Kajian Islam\",\"description\":\"Kajian Islam Bersama LSPT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\",\"name\":\"LSPT\",\"alternateName\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id-id.facebook.com\\\/lspt.pusat\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/lspt_tbi\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/lsptpesantrentebuireng\"],\"description\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya\",\"address\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#local-main-place-address\"},\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}],\"globalLocationNumber\":\"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\",\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rokhimatul Inayah\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/author\\\/inayah\\\/\"},{\"@type\":\"PostalAddress\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#local-main-place-address\",\"streetAddress\":\"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek\",\"addressLocality\":\"Jombang\",\"postalCode\":\"61471\",\"addressRegion\":\"Jawa Timur\",\"addressCountry\":\"ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/hukum-mewakafkan-tenaga\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"width\":701,\"height\":701,\"caption\":\"LSPT\"}]}<\/script>\n<meta name=\"geo.placename\" content=\"Jombang\" \/>\n<meta name=\"geo.region\" content=\"Indonesia\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hukum Mewakafkan Tenaga - Kajian Islam","description":"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hukum Mewakafkan Tenaga","og_description":"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.","og_url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/","og_site_name":"Kajian Islam","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","article_published_time":"2024-05-01T12:16:59+00:00","article_modified_time":"2024-05-01T12:17:00+00:00","og_image":[{"width":259,"height":194,"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rokhimatul Inayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@lspt_tbi","twitter_site":"@lspt_tbi","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rokhimatul Inayah","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/"},"author":{"name":"Rokhimatul Inayah","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314"},"headline":"Hukum Mewakafkan Tenaga","datePublished":"2024-05-01T12:16:59+00:00","dateModified":"2024-05-01T12:17:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/"},"wordCount":544,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg","keywords":["Hukum Mewakafkan Tenaga"],"articleSection":["Akidah","Hukum Islam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#respond"]}],"copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/","name":"Hukum Mewakafkan Tenaga - Kajian Islam","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg","datePublished":"2024-05-01T12:16:59+00:00","dateModified":"2024-05-01T12:17:00+00:00","description":"Wakaf secara bahasa berarti menahan atau mencegah. Bahasa Arabnya sepadan dengan al-habsu dan al-man\u2019u. Dalam istilah fikih, para imam mazhab memiliki perbedaan dalam mendefinisikan wakaf. Mazhab Syafi\u2019i memberi arti: Menahan harta yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan tanpa menghabiskan harta tersebut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#primaryimage","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Hukum-Mewakafkan-Tenaga.jpeg","width":259,"height":194,"caption":"Hukum Mewakafkan Tenaga"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hukum Mewakafkan Tenaga"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","name":"Kajian Islam","description":"Kajian Islam Bersama LSPT","publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization","name":"LSPT","alternateName":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","logo":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","https:\/\/x.com\/lspt_tbi","https:\/\/id.pinterest.com\/lsptpesantrentebuireng"],"description":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya","address":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#local-main-place-address"},"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}],"globalLocationNumber":"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314","name":"Rokhimatul Inayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rokhimatul Inayah"},"sameAs":["https:\/\/lspt.or.id"],"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/author\/inayah\/"},{"@type":"PostalAddress","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#local-main-place-address","streetAddress":"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek","addressLocality":"Jombang","postalCode":"61471","addressRegion":"Jawa Timur","addressCountry":"ID"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/hukum-mewakafkan-tenaga\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","width":701,"height":701,"caption":"LSPT"}]},"geo.placename":"Jombang","geo.region":"Indonesia"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3099"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3102,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3099\/revisions\/3102"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}