{"id":3114,"date":"2024-05-06T10:07:40","date_gmt":"2024-05-06T10:07:40","guid":{"rendered":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?p=3114"},"modified":"2024-05-06T10:07:42","modified_gmt":"2024-05-06T10:07:42","slug":"benda-yang-boleh-diwakafkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/","title":{"rendered":"Benda yang Boleh Diwakafkan"},"content":{"rendered":"\n<p>Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut <em>mauquf bih<\/em>. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Benda dalam pembahasan wakaf dapat dibedakan menjadi benda bergerak dan benda tidak bergerak. Benda bergerak, sebagaimana namanya, berarti benda yang tidak menetap di suatu tempat secara terus menerus. Contohnya seperti alat transportasi atau kendaraan, pakaian, perhiasan, atau bahkan makanan. Adapun benda tidak bergerak berarti menetap di suatu tempat secara terus menerus. Contohnya seperti tanah, bangunan, dan pohon.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain kategori bergerak dan tidak bergerak, pembahasan benda wakaf dalam fikih juga banyak menyinggung sisi fungsi dari benda. Ada dua fungsi yang berdampak pada hukum, yaitu fungsi konsumtif dan non-konsumtif. Fungsi komsutif berarti penggunaan benda itu bersifat menghabiskan bendanya. Contohnya seperti makanan yang dimakan atau uang yang dibelanjakan untuk kebutuhan harian. Adapun fungsi non-konsumtif berarti penggunaan benda itu tidak menghabiskan bendanya, melainkan menggunakan manfaatnya saja. Contohnya seperti emas yang digunakan untuk perhiasan, bukan untuk membeli barang. Contoh yang lain seperti pohon yang diambil buahnya, bukan ditebang hingga habis.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memahami perbedaan benda bergerak dan benda tidak bergerak, serta fungsi konsumtif dan non-konsumtif, kita dapat melihat bagaimana para mazhab-mazhab fikih menghukumi benda yang boleh diwakafkan. Terkait fungsi, semua mazhab sepakat bahwa hanya fungsi non-komsutif saja yang diperbolehkan dalam wakaf. Tetapi terkait bergerak atau tidak, ada perbedaan pendapat di antara mazhab-mazhab.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/badan-wakaf-tebuireng-strategi-bertahan-dan-berkembang\/\">Badan Wakaf Tebuireng, Strategi Bertahan dan Berkembang<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut rincian perbedaan itu:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Mazhab<\/strong><\/td><td colspan=\"3\"><strong>Kategori Benda<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Syafi\u2019i<\/td><td>Bergerak dan Tidak Bergerak<\/td><td>Muabbad Saja<\/td><td>Harus Kongkrit<\/td><\/tr><tr><td>Maliki<\/td><td>Bergerak dan Tidak Bergerak<\/td><td>Muabbad dan Muaqqat<\/td><td>Kongkrit dan Tidak Kongkrit<\/td><\/tr><tr><td>Hanafi<\/td><td>Tidak Bergerak Saja<\/td><td>Muabbad Saja<\/td><td>Harus Kongkrit<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Melalui tabel di atas, terlihat bahwa Mazhab Syafi\u2019i dan Maliki memperbolehkan benda bergerak untuk diwakafkan. Berbeda dengan Mazhab Hanafi yang hanya memperbolehkan benda tidak bergerak saja. Hanya saja, Mazhab Hanafi memperbolehkan wakaf benda bergerak jika benda itu menetap pada benda tidak bergerak. Contohnya seperti mewakafkan traktor pembajak sawah yang diikutikan dengan mewakafkan tanah sawahnya. Yang tidak boleh menurut Mazhab Hanafi adalah mewakafkan traktornya saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kategori kedua adalah tentang jangka waktu. Muabbad berarti berlaku abadi atau tanpa batas waktu, sedangkan muaqqat berarti berbatas waktu. Bagi Mazhab Maliki, suatu benda dapat diwakafkan dengan jangka waktu tertentu. Berbeda dengn Mazhab Syafi\u2019i dan Hanafi yang berpendapat bahwa sekali benda itu diwakafkan, maka selamanya ia menjadi barang wakaf. Tentu keabadian benda itu tergantung pada daya tahannya. Ketika ia rusak, maka hilanglah keabadiannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kategori ketiga, kita bisa melihat bahwa hanya Mazhab Maliki yang memperbolehkan benda tidak kongkrit untuk diwakafkan. Mazhab Syafi\u2019i dan Hanafi tidak begitu, melainkan membatasinya pada benda kongkrit saja. Benda kongkrit berarti benda itu benar-benar ada secara fisik. Sedangkan benda tidak kongkrit contohnya adalah jasa atau manfaat. Jika diperinci lagi, syarat kongkrit ini dalam Mazhab Syafi\u2019i juga disertai beberapa hal, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p>Benda harus kongkrit, harus milik penuh orang yang wakaf, harus bersifat lestari, harus ada manfaatnya, dan harus digunakan untuk kebaikan menurut pandangan syariat.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Mazhab Hanafi, benda kongkrit itu juga mirip dengan ketentutan rinci sebagaimana Mazhab Syafi\u2019i di atas. Hanya saja ditambah bahwa benda itu harus benda tidak bergerak atau benda bergerak yang sepaket dengan benda tidak bergerak, sebagaimana contoh traktor sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Wallahu a&#8217;lam bissawab &#8230; <\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3116,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,6],"tags":[819,326],"class_list":["post-3114","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akidah","category-hukum-islam","tag-benda-yang-boleh-diwakafkan","tag-hukum-wakaf"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Benda yang Boleh Diwakafkan - Kajian Islam<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benda yang Boleh Diwakafkan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kajian Islam\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-06T10:07:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-06T10:07:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"157\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@lspt_tbi\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rokhimatul Inayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\"},\"headline\":\"Benda yang Boleh Diwakafkan\",\"datePublished\":\"2024-05-06T10:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-06T10:07:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/\"},\"wordCount\":560,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg\",\"keywords\":[\"Benda yang Boleh Diwakafkan\",\"Hukum Wakaf\"],\"articleSection\":[\"Akidah\",\"Hukum Islam\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2024\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/\",\"name\":\"Benda yang Boleh Diwakafkan - Kajian Islam\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-05-06T10:07:40+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-06T10:07:42+00:00\",\"description\":\"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2024\\\/05\\\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg\",\"width\":320,\"height\":157,\"caption\":\"Benda yang Boleh Diwakafkan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Benda yang Boleh Diwakafkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"name\":\"Kajian Islam\",\"description\":\"Kajian Islam Bersama LSPT\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#organization\",\"name\":\"LSPT\",\"alternateName\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id-id.facebook.com\\\/lspt.pusat\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/lspt_tbi\",\"https:\\\/\\\/id.pinterest.com\\\/lsptpesantrentebuireng\"],\"description\":\"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya\",\"address\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#local-main-place-address\"},\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}],\"globalLocationNumber\":\"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314\",\"name\":\"Rokhimatul Inayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rokhimatul Inayah\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/author\\\/inayah\\\/\"},{\"@type\":\"PostalAddress\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#local-main-place-address\",\"streetAddress\":\"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek\",\"addressLocality\":\"Jombang\",\"postalCode\":\"61471\",\"addressRegion\":\"Jawa Timur\",\"addressCountry\":\"ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/benda-yang-boleh-diwakafkan\\\/#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lspt.or.id\\\/kajian\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/3\\\/2022\\\/04\\\/unnamed-3.jpg\",\"width\":701,\"height\":701,\"caption\":\"LSPT\"}]}<\/script>\n<meta name=\"geo.placename\" content=\"Jombang\" \/>\n<meta name=\"geo.region\" content=\"Indonesia\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benda yang Boleh Diwakafkan - Kajian Islam","description":"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Benda yang Boleh Diwakafkan","og_description":"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.","og_url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/","og_site_name":"Kajian Islam","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","article_published_time":"2024-05-06T10:07:40+00:00","article_modified_time":"2024-05-06T10:07:42+00:00","og_image":[{"width":320,"height":157,"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rokhimatul Inayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@lspt_tbi","twitter_site":"@lspt_tbi","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rokhimatul Inayah","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/"},"author":{"name":"Rokhimatul Inayah","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314"},"headline":"Benda yang Boleh Diwakafkan","datePublished":"2024-05-06T10:07:40+00:00","dateModified":"2024-05-06T10:07:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/"},"wordCount":560,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg","keywords":["Benda yang Boleh Diwakafkan","Hukum Wakaf"],"articleSection":["Akidah","Hukum Islam"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#respond"]}],"copyrightYear":"2024","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/","name":"Benda yang Boleh Diwakafkan - Kajian Islam","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg","datePublished":"2024-05-06T10:07:40+00:00","dateModified":"2024-05-06T10:07:42+00:00","description":"Di edisi sebelumnya, kita telah membahas kriteria orang yang boleh mewakafkan hartanya. Pada edisi ini, yang kita bahas adalah benda apa saja yang boleh diwakafkan atau dalam istilah Arab disebut mauquf bih. Pembahasan ini dalam fikih memiliki berbagai versi pendapat. Untuk dapat memahami aneka versi tersebut, ada beberapa kategori benda yang mesti kita jelaskan terlebih dahulu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#primaryimage","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2024\/05\/Benda-yang-Boleh-Diwakafkan.jpeg","width":320,"height":157,"caption":"Benda yang Boleh Diwakafkan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Benda yang Boleh Diwakafkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#website","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","name":"Kajian Islam","description":"Kajian Islam Bersama LSPT","publisher":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#organization","name":"LSPT","alternateName":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/","logo":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/lspt.pusat","https:\/\/x.com\/lspt_tbi","https:\/\/id.pinterest.com\/lsptpesantrentebuireng"],"description":"Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) adalah Lembaga Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah, Waqaf tunai serta Dana sosial lainnya","address":{"@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#local-main-place-address"},"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}],"globalLocationNumber":"AIzaSyB1ObvMeDUUK7LNpxOG51EKNUvMaJDUrKU"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/#\/schema\/person\/1200c2fed45a04e66888e5ed68933314","name":"Rokhimatul Inayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d49f17ea06c055b7d4a67f4f8a0d78095d56648b782b477bdb0629c9f31a33e2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rokhimatul Inayah"},"sameAs":["https:\/\/lspt.or.id"],"url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/author\/inayah\/"},{"@type":"PostalAddress","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#local-main-place-address","streetAddress":"Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek, Jl. Irian Jaya Tebuireng Gg. 4, Cukir, Kec. Diwek","addressLocality":"Jombang","postalCode":"61471","addressRegion":"Jawa Timur","addressCountry":"ID"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/benda-yang-boleh-diwakafkan\/#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/04\/unnamed-3.jpg","width":701,"height":701,"caption":"LSPT"}]},"geo.placename":"Jombang","geo.region":"Indonesia"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3114"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3114\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3117,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3114\/revisions\/3117"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lspt.or.id\/kajian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}