Penutupan Griya Dakwah LSPT, Setelah 20 Hari Mengabdi di Dukuh Pokah

Penutupan Griya Dakwah LSPT, Setelah 20 Hari Mengabdi di Dukuh Pokah

Setelah 20 hari mengabdi di Dukuh. Pokah, Dusun Mangirejo, Wonosalam, Kabupaten Jombang, Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari yang mengikuti Program Griya Dakwah Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) melakukan penutupan pada Selasa, (19/04).

Dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Dukuh Pokah, penutupan kegiatan ini dihadiri oleh pihak Idariyyin (Rektorat) Ma’had Aly; perwakilan LSPT; pimpinan organisasi kemahasantrian Ma’had Aly; tokoh mayarakat; tokoh agama dan masyarakat setempat.

Meskipun rencana awal penutupan kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 15 Ramadan, namun akhirnya dilakukan pada tanggal 17 Ramadan, bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Rangkain acara dimulai dari  pembukaan; pembacaan ayat suci Al-Qur’an; sambutan-sambutan – mulai dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasantri, Ketua Takmir Masjid al-Ikhlas (Pak Sumidi),  Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari (KH. Nur Hannan Lc. M. H.i), dan Ketua LSPT (Diwakili oleh Muhammad Rusdi).

Dok. Foto : Penutupan Program Griya Dakwah Pengabdian Masyarakat, Selasa, (19/04).
Dok. Foto : Penutupan Program Griya Dakwah Pengabdian Masyarakat, Selasa, (19/04).

Hadirnya Pak Rusdi, sapaan akrab Manajer Program LSPT itu, sekaligus memimpin penutupan acara kegiatan Program Griya Dakwah LSPT pada Ramadan 1443 H. Ia berharap, kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya terjadi di bulan Ramadan saja, tetapi dapat berlanjut di bulan-bulan lainnya.

Baca Juga : Pemberian Paket Sembako Kepada Lansia, Sinergitas LSPT dan Ma’had Aly dalam Program Pengabdian Masyarakat

Muhammad Fikri, salah satu perwakilan Mahasantri Ma’had Aly yang mengikuti Program Griya Dakwah juga mengatakan, bahwa rencananya program pengbdian masyarakat ini akan terus dilanjutkan dan dipantau langsung oleh Mahasantri-Mahasantri yang telah mengikuti kegiatan ini.

“Insyaallah berlanjut. Kami rencanakan satu kali dalam dua minggu untuk hadir membersamai masyarakat Dukuh Pokah dengan beragam kegiatan yang sudah kami persiapkan ke depan,” jelasnya.

Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini, warga setempat pun turut bersyukur. Semangat juang dalam mempelajari Islam juga sangat dirasakan perbedaanya setelah 2 minggu lebih belajar bersama dengan Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari.

“Alhamdulillah, semangat masyarakat bertambah. Dalam kegiatan kegamaan, utamanya anak-anak TPQ dalam belajar dan sebagainya,” imbuhnya.

Dalam rangkain acara penutupan kemarin, juga dilakukan pembagian hadiah untuk lomba-lomba yang telah diadakan untuk warga setempat. Tak hanya itu, digelar pula pengajian yang diisi oleh KH. Nurul Fuad.

 

Pewarta : Rokhimatul Inayah

2 Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *