Kemuliaan Bulan Muharram Bagi Para Nabi

Ad
Kemuliaan Bulan Muharram Bagi Para Nabi

Beberapa peristiwa penting yang termaktub dalam sejarah peradaban Islam terjadi di bulan Muharram. Diantara peristiwa-peristiwa tersebut pula banyak nabi Allah yang menjadi objek serta mengalaminya. Lantas, bagaimana keutamaan bulan Muharram bagi para nabi itu sendiri?

Fadilah atau keutamaan tersebut ia sarikaan dari Kitab Nazaatul Majalis Wa Muntakhobun Mawaidz karya Syaikh Abdurahman Al-Sofuri. Selain itu, termaktub pula dalam Kitab Al-Nawadzir karya Syaikh Sihabuddin bin Salamah Al-Qolyubi. Beberapa inti dari penjelasannya ialah:

Di dalam kitab Nazatul Majalis wa Muntakhabun Mawaidz juz 1 halaman 174 dijelaskan bahwa pada tanggal 10 Muharram Allah memuliakan 10 Nabinya.

Yang pertama yaitu Istofa Adama, yang berarti Allah memilih Nabi Adam. Nabi Adam memiliki salah, yang kemudia ia Adam diturunkan ke bumi. Istrinya Hawa diturunkan di Jeddah, sedangkan Nabi Adam di Srilangka. Atas kesalahan itu, Nabi Adam bertaubat dan diterima taubatnya oleh Allah pada 10 Muharram.

Kejadian kedua yaitu Allah mengangkat Nabi Idris ke langit pada pada tanggal 10 Muharram. Selanjutnya peristiwa berlabuhnya perahu Nabi Nuh yang mendarat di atas gunung Judd. Di mana air pada saat itu menggenangi bumi selama 150 hari. Air turun dari langit berwarna kuning, dan keluar dari bumi berwarna merah. Pada peristiwa itu juga Ka’bah roboh.

Baca Juga : Peristiwa Penting di Bulan Muharram

Peristiwa keempat, ketika Allah mengangkat Nabi Ibrahim sebagai khalilullah atau kekasih Allah pada tanggal 10 Muharram. Dan kelima Allah mengampuni Nabi Daud pada tanggal 10 Muharram.

Selanjutnya, pada tanggal 10 Muharram Allah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman. Di mana pada saat itu, Nabi Sulaiman pernah kehilangan kerajaannya. Singkatnya, Nabi Sulaiman memerangi raja kafir dan anak perempuan dari raja kafir itu di nikahi. Karena istrinya selalu rindu kepada ayahnya, istrinya memohon kepada Nabi Sulaiman untuk dibuatkan patung yang menyerupai ayahnya.

Lambat waktu ternyata istri Nabi Sulaiman ini, menyembah patung ayahnya di luar pengetahuan Nabi Sulaiman. Karena menyembah patung itu, istrinya kemudian diikuti oleh setan. Suatu ketika pada saat Nabi Sulaiman wudlu, Nabi Sulaiman memiliki cincin sakti yang tidak boleh dibawa ke kamar mandi, sehingga dititipkan kepada istrinya.

Ternyata, itu bukan istrinya melainkan setan yang menyamar sebagai istri Nabi Sulaiman. Oleh karena jimat Nabi Sulaiman adalah cincin, maka hilang sebagian kekuatannya.

Peristiwa ketujuh yang terjadi pada 10 Muharam adalah Allah memberi kesembuhan kepada Nabi Ayub. Selanjutnya, ketika Nabi Yunus selama 40 hari berada di perut ikan, kemudian keluar juga pada 10 Muharram. Tak hanya itu, bertemunya Nabi Yusuf dan Ya’qub setelah berpisah 40 tahun juga pada sepuluh Muharram. Kemudian, peristiwa yang terjadi pada para nabi di tanggal 10 Muharram yang terakhir adalah lahirnya Nabi Isa serta naiknya ia ke langit.

Itulah 10 Nabi yang dimuliakan oleh Allah. Oleh karena itu tanggal 10 Muharram disebut ‘Yaumul Assyura’.

Wallahu a’lam bissawab …

Ad

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *