Keutamaan Bulan Muharram

Ad
Keutamaan Bulan Muharram

Keutamaan bulan Muharram, salah satu bulan suci dan mulia dalam kalender Islam ada banyak macamnya. Tak ayak, umat muslim sangat menanti-nantikan datangnya bulan ini. Beberapa keutamannya ialah sebagai berikut :

1. Pahala dilipatgandakan

Keutamaan bulan Muharram dalam Islam adalah bulan yang teramat mulia untuk melakukan kebaikan. Bukan berarti di bulan-bulan lain tidak mulia, namun karena pahala yang di dapat pada bulan Muharram pasti dilipatgandakan.

Nabi Muhammad SAW menyebutkan, bahwa bulan Muharram sebagai salah satu bulan haram di kalender Hijriah. Sabdanya ialah sebagai berikut :

“Maka sesungguhnya darah, harta, dan kehormatan kalian semua haram (mulia) atas kalian seperti mulianya hari ini, di negeri ini, dan di bulan ini. Dan sesungguhnya kalian akan menghadap Tuhanmu sekalian dan Dia akan bertanya kepada kalian tentang amal perbuatkan kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Bulan suci yang dosanya dilipatgandakan

Keutamaan bulan Muharram dalam Islam adalah sangat dilarang melakukan perbuatan buruk atau dosa. Ini karena selain perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya, dosa yang diperbuatan pada bulan ini akan dilipatgandakan dosanya pula.

Adanya keutamaan bulan Muharram dalam Islam ini dijelaskan dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir berikut ini :

“Allah SWT mengkhususkan empat bulan haram dari 12 bulan yang ada, bahkan menjadikannya mulia dan istimewa, juga melipatgandakan perbuatan dosa disamping melipatgandakan perbuatan baik.” (Ibnu Katsir).

Baca Juga : Amalan Bulan Muharram Sesuai Sunah

3. Satu dari empat bulan yang disucikan

Bulan Muharram merupakan satu dari empat bulan (Dzulqaadah, Dzulhijah, Muharram, dan Rajab) yang disucikan atau haram. Salah satu larangannya ialah tidak diperbolehkan melakukan peperangan. Adanya keutamaan bulan Muharram dalam Islam ini dijelaskan dalam Qur’an Surah At-Taubah ayat 36 :

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus…”

4. Momen terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan

Selain bulan Ramadan, momen berpuasa terbaik adalah bulan Muharram. Adanya keutamaan bulan Muharram dalam Islam ini dijelaskan dalam hadis berikut :

“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharram. Dan sebaik-baik salat setelah salat fardhu adalah sholat malam.” (HR Muslim).

Dalam sebuah riwayat yang dijelaskan oleh Ali bin Abi Thalib dari Rasulullah SAW, keutamaan bulan Muharram dalam Islam adalah berpuasa maka akan diterima taubatnya.

“Jika engkau ingin berpuasa setelah Ramadan, maka berpuasalah pada bulan Muharram. Sesungguhnya bulan tersebut adalah bulan Allah dan pada bulan itu terdapat satu hari di mana ketika suatu kaum bertaubat, Allah juga menerima taubat kaum yang lain.” (HR Tirmidzi).

Wallahu a’lam bissawab …

Ad

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *