Mitos atau Fakta, Perihal Larangan Menikah di Bulan Rabiul Akhir?

Ad
Mitos atau Fakta, Perihal Larangan Menikah di Bulan Rabiul Akhir?

Apakah anda pernah mendengar perihal larangan untuk menikah di Bulan Rabiul Akhir? Mitos ini popular dikalangan suku Jawa. Dalam adat Jawa, memang ada beberapa bulan atau waktu-waktu tertentu untuk tidak menikah, salah satunya adalah bulan Rabiul Akhir, atau bulan keempat dalam kalender hijriyah.

Mengutip dari buku berjudul Huru Hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa karya Muhlis Abdullah (2020), bulan penanggalan Jawa terdiri dari 12, sama seperti bulan-bulan lainnya. Kalender Jawa juga sama seperti penanggalan Hijriah. Namun, tentu ada perbedaan dalam penamaannya. Contohnya seperti  bulan Muharram dalam penanggalan Jawa disebut Sura. Begitu juga dengan Rabiul Akhir yang dalam penaggalan Jawa disebut dengan Ba’da Mulud.

Kemudian, menurut mitos pada masyarakat Jawa, bulan Rabiul Akhir merupakan bulan yang kurang dianjurkan dalam melaksanakan pernikahan. Apabila pasangan yang menikah pada bulan tersebut, maka rentan mengalami berbagai marabahaya. Tidak ada pasangan yang menginginkan adanya prahara dalam rumah tangganya. Maka orang-orang Jawa zaman dahulu menghindari bulan ini.

Namun, terlepas dari alasan-alasan tersebut, sebenarnya, hingga kini tidak ditemukan alasan logis atau yang meyakinkan, mengapa pernikahan dilarang untuk dilakukan di bulan yang termasuk bulan mulia ini.

Kendati demikian, jika merujuk dalam ajaran Islam, tidak ada bulan yang penuh dengan kesialan. Semua bulan itu baik. Apabila terdapat bulan yang tidak baik, maka Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW akan memperingati umatnya untuk menghindari bulan-bulan yang dianggap sial itu.

Baca Juga : <strong>Keutamaan Sedekah di Bulan Rabiul Akhir</strong>

Bulan Rabiul akhir merupakan bulan yang baik. Hal itu dibuktikan dengan beberapa peristiwa luar biasa yang datang pada bulan yang satu ini, di antaranya ialah :

  1. Diturunkannya Surah Al-Hasyr
  2. Kemenangan umat Islam dari Perang Najran, Perang Al-Ghabah atau Zi-Qarad, dan Perang Al-Ghamar
  3. Diangkatnya Umar bin Khattan menjadi Khalifah Kedua

Dari beberapa penjelasan di atas, maka dapat menjawab atas keraguan bahwa menikah di bulan Rabiul Akhir akan membawa keburukan atau kesialan.

Wallahu a’lam bissawab …

Ad

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *