Amalan-Amalan Bulan Sya’ban

Ad
Zakat dalam Perspektif Ekonomi Islam

Amalan-amalan bulan Sya’ban seakan-akan sangat di nantikan oleh seluruh orang mukmin yang beriman di penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Akan tetapi, mirisnya, bulan Sya’ban sering terlupakan oleh umat manusia karena kalah pamor dengan kehadiran bulan Rajab dan Ramadan. Hal ini seperti sabda Rasulullah SAW dalam salah satu hadisnya sebagai berikut :

Artinya : “Bulan Syaban letaknya antara bulan Rajab dan bulan Ramadan, dimana banyak orang yang lalai dengan keutamaan bulan itu. Padahal pada bulan tersebut akan diangkat amalan-amalan seorang hamba kepada Allah. Dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.”

Jika di simak dengan seksama, bulan Sya’ban ini memiliki segudang harta karun yang apabila di lakukan dengan ikhlas akan menambah pahala kita. Lantas, apa saja amalan-amalan di bulan Sya’ban?

  • Perbanyak Berpuasa

Syaban adalah bulan di mana Nabi Muhammad SAW memperbanyak puasa, contohnya ketika Sahabat Nabi yang bernama Sayyidina Usamah bin Zaid RA. bertanya kepada Rasulullah SAW: “Aku tidak pernah melihat engkau ya Rasulullah memperbanyak puasa seperti di saat engkau berpuasa di bulan ini”. Kemudian Nabi Muhammad SAW menjawab: “Bulan ini adalah bulan dimana diangkatnya amalan seluruh hamba, dan Aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku berpuasa”.

Nabi Muhammad SAW yang memperbanyak puasa di bulan Sya’ban juga tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Ummul Mukminin Sayyidatina Aisyah RA. Beliau mengatakan: “Nabi Muhammad SAW tidak pernah berpuasa sunah sebanyak saat puasa di bulan Sya’ban, bahkan Nabi Muhammad SAW sampai pernah berpuasa sebulan penuh pada bulan Sya’ban itu sambil mengatakan: “Perbanyaklah amal saleh kalian khususnya pada bulan ini semampu kalian, karena Allah SWT tidak akan pernah bosan untuk menerima dan membalas amal kalian sampai kalian yang bosan”.

Baca Juga : <strong>Sejarah Penamaan Bulan Sya’ban</strong>

  • Perbanyak Salawat Kepada Nabi Muhammad SAW

Bulan Rajab disebut sebagai bulan istighfar, sedangkan Sya’ban disebut bulan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ayat yang memerintahkan agar setiap orang yang beriman memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW, diturunkan pada bulan ini, yaitu Q.S Al-Ahzab ayat 56:

Artinya : “Sesungguhnya Allah beserta para Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka hai kalian orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan ucapkanlah salam untuknya”.

Selain amalan-amalan di atas, masih banyak sekali ibadah-ibadah sunah yang dapat dilakukan dan tentunya memiliki segudang keberkahan.

Wallahu a’lam bissawab …

Ad

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *