Doa Mohon Ampunan

Ad
Doa Mohon Ampunan

Doa mohon ampunan – dihajatkan untuk bermunajat kepada sang pencipta atas segala kesalahan dan dosa-dosa yang telah diperbuat. Kendati ke depannya setiap manusia pasti akan melakukannya kembali, permohonan doa ini harus senantiasa dilakukan, sebagai bentuk kesadaran diri.

Sebagai makhluk yang tak luput dari kekhilafan, memohon ampunan kepada sang khalik harus senantiasa dilantunkan kepada haribaan tuhan YME. Allah SWT juga senantiasa memberikan pengampunan kepada hamba-Nya yang bertaubat. Adapun makna pengampunan dalam bahasa Arab sendiri ada tiga macam, yaitu; maghfirah, afwu, shafhu. Makna maghfirah (pengampunan) secara bahasa adalah assatr (tertutup), artinya menutup segala dosa yang telah dilakukan hamba-Nya, atau menutup dosa dan aib hamba-Nya.

Hal ini seperti salah satu firman-Nya sebagai berikut :

Artinya : “Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Q.S Al-Maidah, 34).

Baca Juga : Doa-Doa di Bulan Rabiul Awal

Umumnya yang kita ketahui selama ini apabila bertaubat atas kesalahan dan khilaf ialah membaca istighfar sebanyak-banyaknya. Kemudian, untuk memohon ampunan kepada Allah SWT sendiri, tidak ada ketentuan atau kewajiban menggunakan bahasa Arab. Karena Allah mengerti semua bahasa dan memaklumi keadaan hamba-Nya. Kendati demikian, membaca doa seperti yang telah dianjurkan akan menambahkan keafdalan dan keberkahan. Salah satu doanya ialah sebagai berikut :

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya : “Ya Allah, sungguh, aku memohon kepada-Mu maaf dan kekuatan pada agama, dunia, dan akhirat. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,” (Lihat Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus: tanpa tahun], halaman 51-52).

Setiap kita memiliki doa permohonan ampunan yang lazim dibaca baik yang bersumber dari Al-Quran, hadis, dan doa yang diajarkan oleh ulama. Bahkan sebagian kita ada yang mengamalkan permohonan ampunan doa yang cukup popular yang dinisbahkan kepada Abu Nawas. Berikut ini adalah kutipan permohonan ampunan dari Syekh As-Syadzili yang berisi kalimat yang sangat indah dan efektif.

اللهُمَّ اجْعَلْ سَيِّئَاتِنَا سَيِّئَاتِ مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَا تَجْعَلْ حَسَنَاتِنَا حَسَنَاتِ مَنْ أَبْغَضْتَ

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah keburukanku sebagai keburukan orang-orang yang Kau cintai, dan jangan jadikan kebaikanku sebagai kebaikan orang-orang yang Kau murkai,” (Syekh Syarqawi, Syarah Al-Hikam, [Semarang, Thaha Putra: tanpa tahun], juz I, halaman 43).

Wallahu a’lam bissawab …

Ad

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *